
TINDAK, GARUT- Dugaan perselingkuhan AP Kades Karyamukti, Kecamatan Cibalong dengan LN, terkuak setelah suaminya LN, STR mengetahui isi percakapan WhatsApp istrinya dengan AP.
Lalu karena merasa tidak senang, STR mengadukan dugaan perselingkuhan tersebut ke Polsek Cibalong melalui surat pengaduan yang dibuat pada 22 Desember 2024.
Sebelumnya, STR sempat menanyakan kepada AP perihal hubungan dengan istrinya. Tetapi, jawaban AP tidak membuat STR merasa puas.
"Waktu ditanya jawab AP belum terlanjur. Belum terlanjur gimana ini sudah jelas dalam percakapan via whatsapp", kata STR (25/12/2024).
Meski begitu, STR tetap memilih jalur hukum karena merasa rumah tangganya dirusak.
"Saya tidak terima, ini sudah menganggu rumah tangga saya. Bukanya ngasih contoh yang baik malah jadi penghianat," ucapnya dengan nada kesal.
Salah seorang warga mengatakan pada aksi geruduk Kantor Desa menuntut mundur saja jadi kepala desa sebelum permasalahan ini lebih fatal, "Seorang kepala desa seharusnya menjadi suri tauladan bagi warganya," ketua warga kesal.
"Tindak tanduk seorang kepala desa sebagai publik pigur harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat sesuai etika dan moral, bukan sebaliknya, pejabat desa yang bejat moral dan tak punya attitude yang baik. Mungkin saat ini lagi krisis moral, kemaren-kemaren ramai anggota DPRD Kabupaten Garut yang dikabarkan berselingkuh, sekarang kepala desa Karyamukti," ungkapnya lantang.
Informasi yang diterima, saat AP diundang untuk klarifikasi atau meluruskan persoalan tersebut di Polsek Cibalong, dia tidak datang dan menghindar.
Sementara, AP saat dikonfirmasi via Whatsapp menganggap hanya chat biasa yang tidak perlu dipersoalkan dan bisa dikompromikan.
"Masalah chat di hp sampai lapor polisi padahal bisa badami ( duduk bareng ) tandasnya. Sampai berita ini ditayangkan kepala desa sendiri belum bisa di konfirmasi MEDIA TINDAK GARUT*** Asep bedog/ L Soetomo ***